Berita

Pengamanan/RMOL

Pertahanan

Amankan Penetapan KPU, Polri Pastikan Senjata Tajam Hanya Untuk Tim Antianarkis

SELASA, 21 MEI 2019 | 06:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pihak kepolisian menyiagakan Tim Antianarkis bersenjata tajam pada hari-hari penetapan hasil Pemilu 2019 oleh KPU.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal. Ia menyebut, pihaknya mempersiapkan personil yang bersenjatakan amunisi tajam dan hanya disiagakan di Markas Komando.

"Prinsip di dalam pelaksanaan pengamanan ini seluruh anggota polri di-back up TNI tidak menggunakan amunisi tajam. Peluru tajam hanya digunakan oleh Tim Antianarkis, itu pun mereka berada di markas komando," ucap Irjen Pol Mohammad Iqbal kepada awak media, Senin (20/5).


Iqbal melanjutkan, Tim Antianarkis tersebut akan turun ke lapangan jika ada perintah dari Kapolda Metro Jaya.

"Nanti akan ditetapkan apakah di Mabes Polri atau Polda Metro Jaya. Mereka keluar hanya atas perintah Kapolda Metro Jaya pada saat kondisi anarkis. Dan itu pun tembakannya melumpuhkan. Semuanya tanpa amunisi tajam," singkatnya.

Diketahui, massa yang menamakan diri Gerakan Kedaulatan Rakyat Nasional bersiap untuk menggelar aksi protes di Kantor KPU RI, Jakarta. Aksi yang rencananya digelar tiga hari itu menentang penetapan KPU yang dinilai banyak terjadi kecurangan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya