Berita

Foto: Repro

Pertahanan

Mabes Polri Belum Jelas Kebenaran Telegram Siaga 1

SENIN, 20 MEI 2019 | 21:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Beredar salinan surat telegram (TR) dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait status siaga 1 bagi jajaran termasuk satuan kerja di Mabes Polri.

Disebutkan bahwa status siaga ini dalam menghadapi tahap rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilu tingkat nasional oleh KPU pada Rabu (22/5) nanti.

Di samping itu juga mengantisipasi terjadinya peristiwa kontinjensi sosial yang memerlukan kesiapan satuan yang berkekuatan cup dan siap bergerak dengan cepat.


Surat Telegram bernomor STR/281 N/OPS/1.1.1/2019, tertanggal 20 Mei 2019 itu ditandatangani oleh Asisten Operasi Polri, Irjen Martuani Sormin.

Meski begitu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo tidak bisa memastikan kebenaran TR dimaksud.

“Sudah saya tanyakan pak Asops tapi belum direspon. Kalau resmi dari Asops biasanya itu ada copy 35 di tiap halaman, ini tidak ada. Tapi nanti tunggu respon Pak Asops dulu ya,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin (20/5).
 
Dedi menjelaskan, status siaga satubisa disematkan oleh tiap-tiap Polda tergantung situasi kondisi di wilayahnya masing-masing.

“Per Polda bisa ngasih status siaga satu tergantung situasi di tiap-tiap polda itu sendiri,” jelas Dedi.

Dalam telegram tersebut, Kapolri memerintahkan siaga satu dimulai dari Selasa besok (21/5) hingga Sabtu (25/5).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya