Berita

fo, Rosarita Niken Widiastuti. dan Suhardi Alius/Humas BNPT

Pertahanan

Kemenkominfo Ingin Pererat Kerjasama Dengan BNPT

KAMIS, 09 MEI 2019 | 15:18 WIB | LAPORAN:

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki peran yang sangat sentral dalam menangani masalah pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di Tanah Air.

"Kominfo ini mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap masalah informasi digital. Oleh sebab itu saya memberikan kesadaran kepada mereka bahwa peran dan tugas tanggung jawab (Kemen) Kominfo ini sangat signifikan untuk mereduksi paham-paham radikalisme, paham-paham yang intoleran dan sebagainya,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius sausai memberikan pembekalan Resonansi Kebangsaan kepada jajaran pejabat struktural dan pegawai Kemkominfo di kantor Kemkominfo, Jakarta, Rabu (8/5).
 
Suhardi mengatakan, apa yang telah disampaikannya secara utuh dalam pembekalan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti oleh Sekjen Kemkominfo, Rosarita Niken Widiastuti.
 

 
“Termasuk juga menempatkan orang-orang yang betul-betul moderat dalam jabatan-jabatan yang baik. Sehingga nantinya betul-betul menjadi satu Kementerian yang kita harapkan banyak menjadi Leading Sektor dalam rangka pencegahan radikalisme melalui dunia maya,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Suhardi berharap dari Sekretarian Jenderal (Setjen) dapat terus memberikan treatment-treatment manajemen sendiri. "Bukan cuma substansi saja, tetapi juga terhadap pejabat-pejabatnya supaya bisa mengerti betul permasalahannya," tuturnya.

Lebih lanjut mantan Kepala Divisi Humas Polri ini menjelaskan, selama ini kerjasama antara BNPT dengan Kemkominfo sudah berjalan dengan baik. Bahkan terkait pemblokiran-pemblokiran konten pun BNPT juga ada desk tersendiri.

"Dan BNPT merupakan bagian dari Kemkominfo. Contohnya selain ada BNPT, ada BIN, ada Polri dan ada yang lainnya. Nah yang menjadi Leading Sector untuk masalah ini adalah Kemkominfo sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," imbuh perwira tinggi berpangkat bintang tiga kelahiran Jakarta, 10 Mei 1962 ini mengakhiri.

Sementara itu Rosarita mengatakan bahwa Kemkominfo bersama dengan BNPT akan terus berjalan bersama untuk menghadapi penyebaran konten-konten yang mengandung paham radikalisme terorisme melalui teknologi informasi. 

“Kegiatan Resonansi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh BNPT bersama Kemkominfo ini sangat luar biasa sekali, sangat bermanfaat, sehingga dapat  menyadarkan kita semua khususnya Kementerian Kominfo yang menangani masalah Komunikasi dan Informatika," ujar Rosarita. 

Lebih lanjut wanita yang akrab disapa Niken ini berharap dengan adanya pembekalan dari kepala BNPT, semua pejabat struktural yang hadir dalam pembekalan tersebut menjadi terbuka mata hatinya bahwa amanah Kemenkominfo menjaga NKRI sebaik mungkin dari para pendiri bangsa ini.

"Walaupun tugas kami di Kominfo itu melakukan pemblokiran, literasi kepada masyarakat, sosialisasi, deradikalisasi, tapi kita sesungguhnya tidak tahu ancaman yang sesungguhnya seperti apa. Dan baru sekarang inilah kami terbuka mata kami,” ujar alumni Fisipol Pasca Sarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini.

Selanjutnya untuk memperkuat dalam penanganan konten radikal terorisme, menurut dia, Kemkominfo ingin menindak kerjasama dengan BNPT yang lebih dekat, lebih erat dan secara berkesinambungan.

“Tentu sangat besar sekali peningkatan informasi informasi terkait radikalisme ini. Yang mana dalam beberapa bulan ini Kominfo sudah memblokir 11.000 konten yang kaitanya dengan terorisme, radikalisme, intoleran dan lain sebagainya. Sehingga kerjasama dengan BNPT tentunya akan lebih kita pererat lagi dan berkesinambungan,” ujar mantan Direktur Utama Radio Republik Indonesia  (RRI) ini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya