Berita

Istimewa

Pertahanan

Bentuk Karakter Islami Sejak Dini, Satgas Pamtas Yonif R 301/PKS Gelar Pesantren Kilat

RABU, 08 MEI 2019 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Satgas Pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kiansantang menggelar kegiatan Pesantren Kilat pada Bulan Ramadhan demi mencegah kenakalan Remaja yang berada di perbatasan.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS, Letnan Kolonel Inf Andi Hasbulah menjelaskan Pesantren Kilat adalah Pesantren yang diadakan dalam waktu singkat pada Bulan Ramadhan dan merupakan suatu kegiatan yang positif untuk dilakukan dalam rangka membentuk karakter Islami pada anak-anak usia dini.

Ia menambahkan, kegiatan ini perlu untuk diberikan ke pada para remaja di wilayah perbatasan, yang masih berusia dini dan rentan terkena pengaruh negatif.


“Pesantren Kilat ini bertujuan untuk mengedukasi para remaja tentang pemahaman agama Islam dan mengisi waktu puasa dengan kegiatan yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain," ujar Andi Hasbulah dalam siaran pers yang diterima, Rabu (8/5).

Sementara, Danpos Nanga Bayan Lettu Arh Retno menyebutkan, materi pembekalan dalam Pesantren Kilat tidak jauh beda dengan materi pembelajaran di pesantren pada umumnya.

"Kita mengajarkan tentang akhlak dan budipekerti, menghafal rukun iman dan rukun islam, dan juga kita mengajarkan kepada mereka tentang arti dari cinta tanah air dan terakhir yaitu agama untuk menjaga kita semua dari perbuatan hina serta materi religius lainnya,” katanya menjelaskan.

Program yang dijalankan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama orang tua yang anaknya menjadi peserta.

“Sangat senang sekali dan berterimakasih kepada Satgas Yonif  301 atas kegiatan yang sudah diadakan di Bulan suci Ramadhan ini, warga sangat antusias terhadap kegiatan Pesantren Kilat ini dimana anggota satgas juga ikut memberikan pelajaran tentang akhlak dan moral didalamnya, Bahkan anak-anak semakin semangat dikarenakan banyak juga dari mereka yang bercita-cita ingin menjadi OM TNI”, tutur Ibu Tina, 43 thn, salah satu ibu dari santri pesantren kilat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya