Berita

Foto: Net

Nusantara

Banyak Anak Putus Sekolah, Pemkot Serang Tak Becus Urus Pendidikan

SENIN, 06 MEI 2019 | 16:43 WIB | LAPORAN:

Angka anak putus sekolah cukup tinggi di wilayah Kota Serang, Provinsi Banten. Alasan paling banyak adalah dikarenakan tidak memiliki biaya untuk meneruskan pendidikan di sekolah.

Hal itu terungkap dalam dialog publik yang digelar Organisasi Pergerakan Mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) wilayah Banten.

Dalam dialog publik yang dilakukan mahasiswa yang dikenal dengan Kelompok Cipayung di Banten itu, kinerja Pemerintahan Kota Serang (Pemkot Serang) mendapat kritikan.


Ketua GMKI Cabang Serang Richard Simanjuntak mengatakan, sejauh ini kinerja Pemkot Serang untuk mengatasi persoalan anak-anak putus sekolah karena alasan biaya, masih jauh dari harapan masyarakat.

"Saya pikir jika Kota Serang ingin maju dan madani bukan hanya infrastuktur yang diutamakan melainkan pendidikan juga harus diprioritaskan," kata Richard Simanjuntak, dalam Siaran Pers Kelompok Cipayung Banten, Senin (6/5).

Ketua Pengurus Cabang PMII Kota Serang, Muhit Hariri juga sangat menyesalkan betapa rendahnya mutu pendidikan di Kota Serang.

"Menurut kami, pendidikan di sini mengalami kemunduran. Pemkot tidak serius menangani dan membenahi sektor pendidikan," ujar Muhit.

Selain itu, lanjut Muhit, secara kasat mata saja, di lapangan banyak anak-anak usia sekolah malah jadi peminta-minta atau mengemis, dari rumah ke rumah maupun di jalanan.

Padahal, di usia mereka, seharusnya Pemkot memfasilitasinya untuk memperoleh pendidikan yang layak.

"Seharusnya hal itu perlu diperhatikan oleh Pemkot dan jangan dibiarkan,” ujarnya.

Ketua GMNI Kota Serang Arman Maulana Rahman menjelaskan, pendidikan mesti ditujukan untuk membentuk karakter, terutama kepada kaum perempuan. Ia menilai kaum perempuan masih sering direndahkan, bahkan jauh dari perhatian Pemkot.

“Jadi kami memberikan solusi dengan mengusulkan agar Pemkot bisa memperdayakan perempuan. Karena  perempuan itu lebih banyak jumlahnya ketimbang laki-laki, di bidang apapun, terlebih di dunia pendidikan,” ujarnya.

Ketua Umum HMI Cabang Serang, Abu Jihad Amin menambahkan, Kota Serang sebenarnya kurang layak untuk menjadi ibukota Provinsi Banten.

Hal itu dapat terlihat dari minimnya perhatian di sektor pendidikan. Belum lagi tata kelola infrastruktur yang juga masih semrawut.

“Bahwa mahasiswa yang dinilai manusia intelektual pun harus ikut serta dalam membantu pendidikan di Kota Serang. Semisal dengan melakukan kegiatan belajar ataupun bakti sosial untuk pelan-pelan mengubah mind-set masyarakat, karena siapapun bisa dan berhak untuk duduk di bangku pendidikan,” tandas Abu Jihad.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya