Berita

Ilustras Gedung KPK/Net

Hukum

KPK Dicap Tak Netral, Anggotanya Disebut Dekat Dengan Parpol

MINGGU, 05 MEI 2019 | 05:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekelompok pemuda yang mengatasnamakan diri mereka Pemuda Cinta KPK (Peci KPK) menyebut Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bersikap tidak netral.

Tudingan tersebut dilayangkan lantaran hingga saat ini KPK masih mempertahankan Novel Baswedan sebagai penyidik KPK.

Koordinator aksi Pemuda Cinta KPK (Peci KPK), Guntara mengatakan, tidak netralnya pejabat KPK berdampak pada kinerja lembaga antirasuah menjadi tebang pilih dalam bertindak.


"Hal ini bukan asumsi karena diperkuat oleh statement petinggi partai Gerindra yang mengatakan bahwa 'Novel adalah bagian dari kita'," ujar Guntara, Sabtu (4/5).

Guntara menambahkan, pada Pilpres 2019 lalu, pihaknya menilai banyak sekali tindakan KPK yang terkesan tebang pilih melindungi salah satu paslon yang bertarung di Pilpres.

"KPK adalah lembaga yang dicintai masyarakat. Pimpinan KPK harus segera memberikan penjelasan," imbuh Gubtara.

Lebih lanjut, Peci KPK meminta KPK bersikap netral dengan melakukan tindakan tegas kepada penyidik senior KPK itu. Sebab, Novel dianggap dekat dengan salah satu partai politik.

"Terindikasi ikut memiliki irisan dengan partai politik tertentu," tukas Guntara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya