Berita

Kebakaran Mapolres Lamsel/RMOL Lampung

Nusantara

Kebakaran Mapolres Lamsel, 20 Kg Sabu dan Berkas Perkara Ikut Hangus

SABTU, 04 MEI 2019 | 16:06 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kebakaran yang terjadi di Markas Polres Lampung Selatan, Kamis (2/5) siang lalu, ikut menghanguskan ruang penyimpanan barang bukti. Termasuk 20 kilogram sabu yang disita serta berkas perkaranya.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan memastikan, meski ruang penyimpanan barang bukti ikut terbakar, semua kasus yang tengah diproses pihaknya akan tetap berjalan.

Syarhan mengaku akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk penanganan kasus lebih lanjut. Ada perkara yang telah pelimpahan tahap pertama dan ada yang telah disampaikan SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan).


Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, Kapolda Lampung telah memberikan asistensi terkait upaya pemulihan data berkas perkara yang hangus akibat kebakaran.

Pada gudang penyimpanan senjata dan proyektil peluru, masih ada ratusan proyektil yang dalam kondisi baik. Ditemukan pula, dua senjata laras panjang jenis SS yang terbakar sebagian.

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan Tim Inafis masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Mereka masih mengumpulkan barang bukti penyebab kebakaran, kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Zahwani Pandra.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Semua anggota Polres Lamsel, termasuk 53 tahanan dalam kondisi selamat. Tahanan saat ini dititipkan ke Lapas Kalianda," terang dia.

Dikatakan Pandra, kebakaran menghanguskan hampir 90 persen komplek Polres Lamsel.

"Hanya 10 persen yang bisa digunakan. Namun untuk kerugian materil belum bisa disampaikan, karena masih dalam proses penghitungan," tandas dia seperti dilansir RMOL Lampung.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya