Berita

Donald Trump-Vladimir Putin/Net

Dunia

Ngomongin Nuklir, Trump Dan Putin Teleponan 1 Jam

SABTU, 04 MEI 2019 | 07:56 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Demikian yang ditegaskan Trump bahwa dia memang telah melakukan percakapan panjang dan sangat baik yang sangat produktif dengan Presiden Putin.

Sementera itu, Jurubicara Gedung Putih Sarah Sanders mengkonfirmasi kepada para wartawan bahwa pembicaraan Trump dan Putin memang terjadi dengan membahas kemungkinan penandatanganan perjanjian nuklir baru antara Washington, Moskow dan Beijing.


"Mereka membahas perjanjian nuklir, baik yang baru maupun yang diperluas, dan kemungkinan untuk melakukan pembicaraan dengan China mengenai hal itu juga," kata Sanders kepada wartawan, Jumat (3/5).

Menurut Sanders, diskusi juga mencakup fokus pada perluasan perjanjian New START antara Rusia dan AS, dengan perjanjian 2010, yang akan diperbarui pada tahun 2021, yang mengikat kedua negara untuk mengurangi jumlah peluncur rudal nuklir strategis hingga setengah.

Sanders juga mengatakan bahwa selain masalah nuklir, diskusi hari Jumat termasuk membahas situasi di Semenanjung Korea, laporan akhir Robert Mueller, perdagangan, Ukraina dan krisis di Venezuela.

Khusus mengenai pembahasan soal laporan akhir Robert Mueller, Trump menjelaskan pada para wartawan bahwa dirinya dan Putin berbicara selama 1 jam lebih dan sepakat terhadap isi laporan Mueller bahwa tidak ada kolusi antara Trump dan Rusia dalam pelaksanaan Pemilu 2016.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya