Berita

Pesawat Garuda dan Lion Air/Net

Publika

Garuda Dan Lion Hanya Jago Kandang

JUMAT, 03 MEI 2019 | 19:02 WIB

MASKAPAI Lion Air dan Garuda hanyalah Jago Kandang. Tidak mampu  meraup dolar dan bersaing di luar negeri, namun justru memanen rupiah dari rakyat Indonesia.

Tanggal 4 Mei 2019 via Traveloka
Jakarta KL 2 jam 20 Menit

Lion Air    Rp 745.000 plus biaya bagasi

Lion Air    Rp 745.000 plus biaya bagasi
Jet Star     Rp 850.300 plus biaya bagasi
KLM (Full Service) Rp 934.200
Malaysia Air Lines( Full Service) Rp 1.153.300
Garuda (Full Service). Rp 1.565.900

Via Wego
Air Asia  Rp 635.000
KLM.       Rp 740.000

Yang paling mendekati lama penerbangan adalah
Jakarta Makassar  2 jam 25 menit

Lion Air.      Rp 1.537.700 plus bagasi
Batik Air (Full Service). Rp 1.937.100
Garuda.   (Full Service) Rp 2.493.400

Kita lihat bahwa biaya penerbangan Lion Air dan Garuda ke KL lebih wajar karena mereka punya kompetitor Air Asia dan KLM serta beberapa maskapai asing lain. Untuk mengurangi pengaruh kompetitor, maka Air Asia tidak muncul dan dihilangkan di Travel Online dalam Negeri, tetapi karena tetap muncul di Website Air Asia dan Wego, serta Skyscanner, mereka tetap harus  menurunkan harga agar tetap kompetitif.

Penerbangan ke Makassar dan sebagian besar rute dalam negeri , mereka tak punya kompetitor baik Air Asia maupun maskapai lainnya. Di Indonesia pun cuma ada dua group yaitu Group Garuda ( GIA, Citilink dan Sriwijaya Air), serta Group Lion ( Lion Air, Batik Air dan Wings Air). Terjadilah duopoli dan harga tiket ditentukan oleh dua group ini.Maka mereka naikkan harga tiket melebihi batas kewajaran.

Harga tiket Lion Air ke Makassar dengan lama penerbangan sama 2 x lipat dibandingkan ke KL. Harga tiket Garuda Indonesia ke Makassar 70% lebih mahal ketimbang ke KL. Mereka mengeruk dan membesarkan pundi pundi dari rute domestik.

Tetapi untuk rute yang punya  satu kompetitor Air Asia seperti Jakarta Surabaya, mereka terpaksa menerapkan harga kompetitif sehingga harga lebih wajar.

Jakarta-Denpasar, lama penerbangan 1 jam 50 menit

Air Asia  mulai  Rp 851.000
Lion Air    mulai Rp 987.000
Sriwijaya    Rp 1.005.000
Garuda  mulai Rp 1.946.000

Bandingkan Rute tanpa kompetitor:

Jakarta-Padang lama penerbangan 1 jam 45 menit
Lion Air mulai Rp 1.266.800
Sriwijaya Air mulai Rp 1.533.200
Garuda mulai Rp 2.011.000

Seharusnya Pemerintah sebagai regulator mempunyai kewenangan untuk mengatur dan mengembalikan harga ke tingkat yang wajar. Sebagai pembanding dapat digunakan lama penerbangan dibandingkan dengan rute internasional. Tetapi sepertinya regulator tak mempunyai kekuatan untuk melakukan itu.

Itulah contoh maskapai penerbangan kita yang bisanya hanya menguras rupiah rakyat, tetapi tak berdaya meraup devisa dari luar negeri. Plus regulator yang tak berdaya menghadapi maskapai tersebut, lengkaplah penderitaan kita.

Sampai kapan ini akan berlangsung, sudah  mendekati 5 bulan dan kita sudah kenyang dengan janji-janji yang tak pernah ditepati.

Berburu di Kebun Binatang memang lebih gampang ketimbang berburu di hutan. Mengeruk uang rakyat Indonesia memang lebih gampang ketimbang berburu devisa diluar negeri.

Patrianef Patrianef
Traveler

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya