Berita

Ketua Gerakan Daulat Rakyat (GDR) Sangap Surbekti/RMOL

Politik

Situng Harus Disetop, Jangan Kau Larang Keinginan Masyarakat!

JUMAT, 03 MEI 2019 | 17:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakan dari masyarakat yang meminta penyelenggara Pemilu menghentikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) harus segera dipenuhi oleh KPU. Jika tidak dipenuhi, maka hal tersebut dapat berdampak pada kualitas demokrasi di Indonesia kedepannya.

Demikiam disampaikan Ketua Gerakan Daulat Rakyat (GDR), Sangap Surbekti kepada Kantor Berita Politik RMOL di Apollo Cafe Ibis Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).

"Jadi kalau masyarakat minta disetop (Situng KPU), harus disetop, jangan kau larang. Kekuatan masyarakat itu tidak bisa kau lawan dengan apapun, kecuali dengan kau penuhi keinginan masyarakat itu," tegas Sangap yang juga mantan aktivis 98.


Sangap mengatakan, kesalahan input data dalam Situng KPU yang kerap terjadi berulang-ulang dan hanya merugikan salah satu pihak saja merupakan alasan terkuat untuk menghentikan Situng KPU.

"Keinginan masyarakat enggak ada yang bisa menghalangi itu. Karena sudah terjadi kegelisahan di masyarakat," kata Sangap.

Lebih lanjut, Sangap menegaskan bahwa apabila ada pihak yang menuding upaya penghentian Situng KPU menguntungkan salah satu pihak, maka patut diduga pihak tersebutlah dalang dari kesalahan input data itu.

"Berarti kan selama ini memang benar (Situng) menguntungkan salah satu pihak, berarti kan benar asumsi tersebut. Harusnya tidak begitu, ya wajar kalau minta Situng di setop," demikian Sangap.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya