Berita

Massa buruh/RMOL

Nusantara

Tak Hanya Fasis, Massa Buruh Juga Sebut Jokowi Tidak Cinta Tanah Air

RABU, 01 MEI 2019 | 15:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sejumlah elemen massa buruh yang merayakan hari buruh internasional (May Day) merasa kecewa lantaran tidak diberi kesempatan untuk meyuarakan aspirasinya di depan Istana Negara.

Salah satu orator dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) mengatakan, tidak diperbolehkanya para buruh mendekati Istana Negara adalah bukti Jokowi antikritik dan fasis.

“Dia membiarkan rakyat dan buruh di sini, karena tidak ingin kekuasaanya diganggu, Jokowi Fasis,” teriaknya dari atas mobil komando di depan gedung Indosat, Jakarta, Rabu (1/5).


Tidak hanya dianggap antikritik, Jokowi juga dinilai sangat tidak cinta kepada tanah air Indonesia. “Siapa yang merampas Sumber Daya Alam (SDA) kita lalu diberikan kepada asing? Siapa yang tidak cinta tanah air Indonesia?” tanya orator.

“Jokowi,” jawab massa aksi.

Hingga berita ini ditulis, sejumlah eleman massa buruh makin memenuhi putaran Patung Kuda atau persis di depan Gedung Indosat. Mereka di sana lantaran akses menuju dan dari Istana Negara sudah di blokade oleh aparat Kepolisian.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya