Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Pemindahan Ibukota Hanya Pengalihan Isu Kecurangan Pemilu

SELASA, 30 APRIL 2019 | 17:24 WIB | LAPORAN:

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menduga wacana pemindahan ibukota negara sebagai upaya untuk mengalihkan isu dugaan kecurangan Pemilu 2019.

Juru Debat BPN Prabowo-Sandi, Arief Poyuono menegaskan, jika dibandingkan dengan dugaan kecurangan pemilu yang diduga kuat begitu terstruktur, sistematis, masif dan brutal (TSMB), maka wacana pemindahan ibukota belum lah begitu penting.

"(Makanya) wacana pindah ibukota cuma bertujuan untuk pengalihan isu kecurangan Pilpres," katanya kepada wartawan, Selasa (30/4).


Sebab, ditekankan oleh Arief yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, pemindahan ibukota bukanlah hal yang begitu genting alias urgent. Apalagi alasannya cuma menghindari kemacetan dan efisiensi waktu.

"(Apalagi) hanya untuk pusat pemerintahan," imbuhnya.

Kalau memang alasannya untuk mengurangi kemacetan dan efisiensi waktu, menurut Arief lebih baik pemerintah memindahkan penyebab dari kemacetan itu sendiri. Salah satunya yakni memindahkan Pelabuhan Tanjung Priok ke sekitar daerah Industri yang berada di luar Jakarta.

"Nih contoh ya misalnya pabrik tekstil semua adanya di Bandung, Tegal, Cirebon. Nah kalau mau ekspor produknya masa harus ke pelabuhan di  Jakarta. Harusnya kan dibangun pelabuhan ekspor di Karawang. Sehingga mobil-mobil besar pengankutan barang ekspor enggak masuk ke Jakarta," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya