Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kedubes Australia/RMOL

Politik

Dubes Australia: Isu Pemindahan Ibukota Sudah Sejak Era Soekarno

SELASA, 30 APRIL 2019 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Wacana pemindahan Ibukota Indonesia dari Jakarta ke kota lain rupannya sudah direncanakan sejak era Presiden pertama Ir. Soekarno.

Hal itu diungkapkan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan AO. Oleh karenanya ia tak kaget dengan wacana yang dilontarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo ini.

"Saya sendiri mendengar kabar tersebut dari pemerintah kemarin dan menarik perhatian banyak orang. Isu ini sudah dibahas sejak dulu, bahkan ketika era Presiden Sukarno," kata Gary saat berkunjung ke Kantor Gubernur Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (30/4).


Justru itu, pihaknya kini menunggu keputusan akhir pemerintah Indonesia tekait rencana pemindahan Ibukota Negara ini. Apakah hanya isapan jempol belaka, atau benar-benar direalisasikan.
 
"Bagi saya sebagai diplomat, kami menunggu keputusan Indonesia soal pemindahan Ibukota dan tentu juga menunggu undangan dari pemerintah terkait hal tersebut. Hal ini merupakan wewenang pemerintah Indonesia dan kami akan menerima keputusan yang diambil," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, pemerintah memiliki wacana dalam memindahkan Ibukota pemerintahan keluar Pulau Jawa dengan sejumlah pertimbangan.

"Dalam rapat terbatas tadi diputuskan, Presiden memindahkan ibu kota ke luar Jawa," kata Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro usai menghadiri rapat terbatas bertopik Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (29/4).

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya