Berita

Mural Prabowo-Sandi/Net

Politik

Agar Tak Diturunkan Paksa, Warga Buat Mural Prabowo-Sandi

SELASA, 30 APRIL 2019 | 15:28 WIB | LAPORAN:

Warga masyarakat seakan tak kehabisan akal untuk mengekspresikan dukungan kepada Paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno.

Setelah sebelumnya viral video warga yang menolak penurunan paksa baliho raksasa yang dilakukan aparat kepolisian, kini warga masyarakat menemukan cara lain agar ekspresi mereka tidak diberedel.

Ya, mereka melukis wajah Capres-Cawapres jagoannya itu di dinding, atau yang dikenal dengan mural.


Gambar mural tersebut diunggah oleh Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak akun Twitter pribadinya, Selasa (30/4).

"Supaya enggak dipaksa turunin," tulis Dahnil sebagai keterangan unggahannya. Hanya saja, Dahnil tidak menyebutkan secara rinci di mana lokasi mural tersebut dibuat.

Tampak dalam foto itu, dua orang pria berkaus hitam dengan berdiri di tangga kayu tengah melukis wajah Prabowo dan Sandiaga di dinding rumah seorang warga.

Mural Prabowo tampak sudah hampir selesai, dengan pakaian jas hitam dan peci hitam. Prabowo juga tampak dilukis mengenakan kemeja putih serta dasi berwarna merah.

Sementara, mural Sandiaga masih tampak setengah jadi. Sandi terlihat dalam lukisan mengenakan peci hitam lengkap dengan kacamata yang menjadi ciri khasnya.

Diketahui, sebelumnya masyarakat di Perumahan Limus Regency, Cileungsi, Bogor menolak aparat yang hendak menurunkan baliho raksasa yang bertuliskan ucapan selamat dan terima kasih untuk Prabowo-Sandi.

Seorang warga mengaku tidak rela baliho hasil patungan warga itu diturunkan oleh aparat. Mereka pun mengawal baliho tersebut hingga malam, hingga aparat kepolisian menyerah dan mengurungkan niat menurunkan baliho tersebut.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya