Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Komunikator Demokrat: Saran Saya Prabowo Segera Umumkan Menolak Hasil Pilpres

SELASA, 30 APRIL 2019 | 14:53 WIB | LAPORAN:

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno disarankan untuk menolak hasil pemilihan presiden (Pilpres) yang akan diumumkan KPU pada 22 Mei mendatang.

Saran tersebut disampaikan oleh Komunikator Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Menurutnya, banyaknya dugaan kecurangan membuat hasil yang diumumkan KPU harus ditolak.

"Saran saya ke Prabowo dan Sandi Uno agar segera umumkan menolak apapun hasil Pemilu karena Pemilu curang, terstruktur, sistematis dan masif. Apapun hasilnya kita tolak," tulis Ferdinand di Twitter, Selasa (30/4).


Lebih lanjut, Ferdinand juga meminta Prabowo selaku pimpinan koalisi untuk memerintahkan agar seluruh elemen Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk tidak mengikuti rangkaian Pemilu dari KPU.

Pasalnya, ia menilai mengikuti rangkaian Pemilu sama saja dengan melegitimasi kecurangan-kecurangan dalam Pemilu.

"Kita sudah tahu, tanggal 22 yang akan diumumkan siapa bila melihat rangkaian proses demokrasi ini," pungkas Ferdinand.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya