Berita

Aksi emak-emak di Bawaslu/RMOL

Politik

PILPRES 2019

Aksi Protes Kecurangan Pilpres Di Bawaslu Dikawal Dua SSK Polri

SELASA, 30 APRIL 2019 | 13:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali didatangi massa aksi yang memprotes kecurangan Pemilu serentak 2019.

Massa dari Komando Barisan Rakyat Lawan Pemilu Curang (Kobarkan Perang) yang didominasi oleh kaum ibu-ibu telah memenuhi halaman gedung Bawaslu di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa siang (30/4).

Mereka membentangkan spanduk seruan agar Bawaslu berani menghentikan proses Pemilu yang sarat dengan kecurangan, sambil meneriakan yel-yel "naik-naik Prabowo-Sandi, turun-turun Jokowi".


Selain masa aksi Kobarkan Perang yang didominasi emek-emek, sejumlah elemen lain seperti Komando Barisan Rakyat (Kobar) dan Brigade 08 juga direncanakan bakal bergabung melakukan protes di depan gedung Bawaslu dengan estimasi massa ratusan orang.

Aksi di gedung Bawaslu ini dijaga oleh dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 200 personel Brimob dan Sabhara dari Polda Metro Jaya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya