Berita

Masyarakat iringi kepulangan aparat/Net

Politik

Polisi Gagal Turunkan Baliho Raksasa, Pendukung Prabowo-Sandi: "Tugasmu Melayani"

SENIN, 29 APRIL 2019 | 23:00 WIB | LAPORAN:

Aparat kepolisian akhirnya mengurungkan niat untuk menurunkan baliho dukungan terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kompleks perumahan Limus Regency, Cileungsi, Bogor.

Dari video yang diterima redaksi, terdengar seorang pria yang tidak disebutkan namanya merekam situasi di lokasi tersebut. Ia menjelaskan, aparat kepolisian akhirnya menarik diri dan membatalkan untuk menurunkan baliho dukungan Prabowo-Sandiaga.

"Gara-gara baliho, ini anak muda sampai turun, dan alhamdulillah dengan aman pulang sekarang dengan aman alhamdulillah, sekarang semua polisi sudah ditarik pulang kembali, ini mobil baracudanya sudah jalan, masyarakat masih menunggu ini semua mobil polisi keluar semua dari limus, alhamdulillah berjalan dengan aman, berkat doa semua saudara-saudaraku sekalian, selamat malam aman dan damai alhamdulillah," ungkap pria tersebut menjelaskan melalui video yang diterima redaksi sesaat lalu, Senin (29/4).


Para warga di perumahan tersebut menyanyikan yel yel 'Tugasmu Mengayomi' yang dipopulerkan oleh Serdadu Tridatu.

"Tugasmu mengayomi... tugasmu mengayomi.. Pak Polisi, Pak Polisi, jangan ikut kompetisi," nyanyian yel yel yang nampak antusias dari warga.

"Ini mobil-mobil polisi ditarik kembali keluar selamat jalan bapak polisi terima kasih, telah bisa menahan diri, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, berapa puluh mobil polisi selamat jalan, kembali pulang, ditarik semua mobil polisinya, berjalan lancar alhamdulillah, teriak teriak ramai banget," tutup pria tersebut dalam video yang direkamnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya