Berita

Monumen Nasional/Net

Politik

Soal Pemindahan Ibu Kota, Politisi PDIP: Palangkaraya Itu Spirit Bung Karno

SENIN, 29 APRIL 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN:

Wacana pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia yang dicetuskan dalam rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo bersama dengan Wapres Jusuf Kalla dan jajarannya ditanggapi politisi PDIP, Dwisunu Hanung Nugrahanto.

Menurutnya, wilayah yang dinilai tepat untuk dijadikan pusat pemerintah adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

"Kalau mau dipindah ke luar Jawa saya rasa paling tepat ke Palangkaraya. Karena wacana Palangkaraya sebagai sebuah Ibu Kota sudah ada sejak Zaman Bung Karno dulu, kalau tak salah 1950-an," ujarnya saat dihubungi, Senin (29/4).


Ia melanjutkan, Palangkaraya merupakan kota yang terlepas dari dialektika pembangunan tata ruang jajahan Hindia Belanda, atau dengan kata lain murni rencana pembangunan tata ruang Republik.

"Ya sejak Bung Karno meresmikan tugu di Pasar Pahandut, Palangkaraya di situlah sesungguhnya tata ruang ala Republik yang menekankan tata kota egaliter sedang dibangun oleh Bung Karno" tambahnya.

"Jalan-jalan di Palangkaraya besar dan lurus-lurus ini erat kaitannya dengan pandangan geostrategis Bung Karno dan di masanya bisa dilalui pesawat jet tempur Mig. Apalagi Palangkaraya dibangun dengan visi sebagai pusat konektivitas di mana letak kota adalah di tengah-tengah wilayah NKRI," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai apa yang harus dilakukan pemerintah soal pematangan rencana perpindahan ini, Anton menyebutkan bahwa peran Bappenas harus diperkuat.

"Bappenas harus bisa menjadi pusat dari segala ide dan aktif dalam menggalang semua rencana detail mulai dari persiapan, pergerakan, sampai penempatan instrumen-instrumen kelengkapan Ibu Kota negara," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya