Berita

Jumpa pers BPN Prabowo-Sandi/RMOL

Politik

Banyak Dugaan Kecurangan, Dahnil: Ini Era Kegelapan Demokrasi Indonesia

SENIN, 29 APRIL 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dugaan kecurangan Pemilu 2019 dinilai sebagai era kegelapan demokrasi Indonesia selama 20 tahun terakhir pasca Reformasi.

Demikian Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN)  Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center BPN, Jakarta Selatan, Senin (29/4).

Dahnil mengatakan, Pemilu di era pemerintahan Jokowi dinilai sebagai pemilu yang paling buruk pasca Reformasi. Hal ini diperparah dengan banyaknya dugaan kecurangan yang diungkap masyarakat.


"Ini adalah era kegelapan demokrasi Indonesia selama 20 tahun. Kejahatan Pemilu itu luar biasa masih dilakukan pada Pemilu 2019, mungkin kalau kita bisa sebut Pemilu yang paling buruk sepanjang pasca reformasi," ucap Dahnil.

Dahnil pul membandingkan kecurangan yang terjadi di era kepemerintahan Jokowi dengan era orde baru. Menurutnya, kecurangan yang dilakukan di era Jokowi terlalu kasar.

"Kalau zaman Pak Harto itu enggak ketahuan curangnya karena mainnya halus, kalau ini permainannya kasar, brutal," kata Dahnil.
"Semua orang bisa liat, tapi semua orang tutup mata. Itu lah kami mengkritik masyarakat sipil, apalagi yang rajin ngomong transparansi tapi diam terkait dengan kecurangan-kecurangan ini," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya