Berita

Mustafa Nahra/Net

Politik

Andai Di Jabar Menang Jokowi, Apa Mahfud MD Tetap Sebut Provinsi Garis Keras?

SENIN, 29 APRIL 2019 | 22:01 WIB | LAPORAN:

Pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD terkait 'daerah Islam garis keras' yang memenangkan Prabowo-Sandi patut dipertanyakan.

Direktorat Relawan Nasional BPN Prabowo Sandi, Mustofa Nahrawardaya mempertanyakan apakah Mahfud akan tetap menyatakan hal tersebut, jika di daerah seperti Jawa Barat dimenangkan oleh Paslon Jokowi-Maruf.

"Andai Jabar menang Jokowi, apakah Prof @mohmahfudmd juga masih bilang di sana tempat Islam Keras ?" ujar Mustofa melalui akun twitternya bernama @AkunTofa pada Minggu (28/4).


Dalam lanjutan cuitannya, meski dituding basis Islam keras, justru Mustofa bersyukur bila basis Prabowo saat ini basis Islam bukan basis PKI.

"Namun saya bersyukur Prof, basis Prabowo masih basis Islam, bukan basis PKI," tandasnya.

Diketahui, Mahfud MD dalam salah satu wawancara dengan salah satu stasiun televisi menyebut Prabowo unggul di daerah yang 'dulunya' merupakan basis Islam garis keras.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya