Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Politik

Dahnil Anzar: TKN Jokowi Dengan Congkak Parodikan Sikap Veteran Perang

SENIN, 29 APRIL 2019 | 20:58 WIB | LAPORAN:

Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak angkat bicara soal video parodi 'siap presiden' yang diperagakan TKN Jokowi-Maruf Amin.

Menurutnya, elite TKN congkak karena memperagakan sikap para veteran perang yang berbaris dan bersalaman kepada Prabowo Subianto seraya berujar 'presiden'.

Pasalnya, Dahnil menyebut yang dijadikan lelucon elite TKN adalah veteran perang dan purnawirawan yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) dan para mantan TNI atau Polri.


"Mereka para pejuang kemerdekaan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk Indonesia raya. Hanya karena mereka berbaris bersalaman dengan menyebut Pak Prabowo Presiden, kemudian menjadi ejekan kalian (elite TKN)," tulis Dahnil di Twitter, Senin (29/4).

Lebih lanjut, Dahnil menilai elite TKN Jokowi menunjukkan kecongkakan saat memparodikan sikap para veteran tersebut.

"Mereka rela mempertaruhkan nyawa di banyak medan pertempuran demi anak cucu dan kita saat ini, dan kemudian dengan congkak Anda memparodikan sikap mereka terhadap Pak Prabowo," pungkasnya.

Diketahui, dalam video yang sempat viral tampak sejumlah elite TKN berbaris dan menyalami Presiden Jokowi secara bergantian. Sebelum bersalaman, mereka juga tampak memberi hormat dan mengucap 'siap presiden'.

Adegan tersebut dimaksudkan untuk menyindir para veteran perang yang juga melakukan hal yang sama kepada Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya