Berita

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

PEMILU 2019

Bawaslu: Kecurangan Pemilu Tidak Sistematis Tapi Kasuistik

SENIN, 29 APRIL 2019 | 17:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menilai bahwa kecurangan Pemilu Serentak 2019 tidak tersistematis melainkan kasuistik.

Oleh karenanya, Bawaslu memberikan rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) terkait kecurangan Pemilu tersebut.

"Apa yang kami lakukan dengan PSU dan seterusnya itu adalah bagian dari tindak lanjut adanya hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan. Ada orang yang tidak punya hak pilih kok kemudian menggunakan hak pilih, makanya banyak PSU, ada yang lanjutan dan susulan, itulah mekanismenya," kata Afif di kantornya, Jakarta, Senin (29/4).


Afif juga menyampaikan, jika ada yang keberatan ataupun menemukan dugaan pelanggaran Pemilu di lapangan, pihaknya terbuka dan berjanji akan menanganinya sesuai mekanisme yang telah diatur dalam perundang-undangan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya