Berita

Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra/RMOL

Politik

22 Anggota Polisi Yang Gugur Saat Pemilu Naik Pangkat Dan Disantuni Kapolri

SENIN, 29 APRIL 2019 | 16:33 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merilis jumlah terbaru anggota polisi yang gugur dalam pengamanan pemilihan umum (Pemilu) 2019.

"Berita duka dari Kepolisian Republik Indonesia, sehubungan dengan beberapa personel Polri yang gugur pada saat pengamanan, tahapan pemilu ini sampai dengan hari ini berjumlah 22 orang," ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Kombes Asep Adi Saputra di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (29/4).

Nantinya, para anggota polisi yang gugur akan mendapatkan kenaikan satu pangkat lebih tinggi sebagai anumerta atau penghargaan atas jasa kepada negara.


"Berdasarkan ketentuan yang ada, rekan-rekan polri yang gugur ini mendapatkan beberapa haknya. Yang pertama adalah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa atau anumerta, jadi kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi," lanjut Kombes Asep.

Selain anumerta, dari 22 anggota polisi yang gugur tersebut mendapatkan asuransi kematian dan juga beasiswa pendidikan putra dan putrinya hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) beserta santunan yang diberikan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian.

"Bapak Kapolri memberikan santunan kepada keluarga, demikian juga diberikan beasiswa kepada putra-putri yang saat ini masih bersekolah dan juga ada asuransi risiko kematian terhadap akibat dari melaksanakan tugasnya sendiri," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya