Berita

Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

PILPRES 2019

BPN Tantang TKN Dukung TPF Kecurangan Pilpres

SENIN, 29 APRIL 2019 | 13:37 WIB | LAPORAN:

. Tim pencari fakta (TPF) kecurangan Pemilu serentak 2019 sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat atas pemilu yang dinilai penuh dengan kecurangan.

Untuk itu, Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan, TPF kecurangan pemilu juga mestinya didukung oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf.

"Pembentukan TPF ini harus didukung oleh semua pihak baik oleh 01 maupun 02," katanya kepada wartawan, Senin (29/4).


Pasalnya menurut Ferdinand, kepercayaan masyarakat atas penyelenggaraan pesta rakyat lima tahunan ini sangat rendah. Apalagi kepada penyelenggara pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ini sangat penting di tengah kepercayaan masyarakat sangat rendah kepada KPU," pungkas politisi muda Partai Demokrat ini.

Kubu BPN Prabowo-Sandi sebelumnya sudah menyatakan dukungan terhadap wacana pembentukan TPF kecurangan pilpres. Tapi dengan syarat, tim tersebut harus diisi orang-orang independen.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya