Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Mas Mahfud MD, Warga Sunda Itu Paling Tidak Suka Ketidakadilan

SENIN, 29 APRIL 2019 | 09:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Frasa 'garis keras' yang digunakan profesor Mahfud MD terus menuai beragam tanggapan dari banyak kalangan.

Mahfud menyebut tempat-tempat kemenangan Prabowo dulunya dianggap provinsi garis keras dalam hal agama, misal Jawa Barat, Sumatera Barat, Aceh, juga Sulawesi Selatan.

Pernyataan Mahfud itu disampaikan dalam sebuah wawancara di stasiun televisi Metro TV.


Dewan Pakar BPN, Rizal Ramli mengaku lama tinggal di daerah Jabar. Ia pun tak canggung berbahasa Sunda.  

"Mas @mahfudmd, saya dari umur 6 tahun tinggal di Bogor & Bandung, tiasa basa Sunda. Warga Sunda itu religius, doyan hereuii (bercanda), @happy go lucky’ .. tapi paling tidak suka ketidakadilan," cuit Rizal melalui akun Twitter @RamliRizal, Minggu malam (28/4).

Karenanya, ia prihatin dengan pernyataan Mahfud MD tersebut.

"Mas Mahmud katakan Jabar daerah Islam garis keras, saya prihatin. Kok segitunya?" imbuh mantan menteri koordinator perekonomian ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya