Berita

Sandiaga Uno/RMOL, Jamaludin Akmal

Politik

Sandiaga Imbau Relawan Istirahat Yang Cukup Agar Tidak Menjadi Korban Pemilu 2019

SENIN, 29 APRIL 2019 | 02:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Proses Pemilihan Umum kali ini banyak memakan korban. Salah satunya banyak petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang sakit hingga meninggal dunia.

Karena itu, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau kepada relawannya untuk tetap menjaga kesehatan supaya tidak menambah jumlah korban di pesta demokrasi tahun 2019 ini.

"Terutama saya ingatkan untuk menjaga kesehatan, tadi kita lihat satu ada yang pingsan karena kelelahan. Dan tentunya ini yang harus kita betul-betul pastikan para relawan, para petugas yang sekarang lagi mengawal input data itu tidak mengalami kesehatan yang drop," ucap Sandi kepada awak media di Seknes BPN, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/4).


Seperi yang disampaikan Sandi, pada acara di Seknes BPN hari ini terdapat seorang emak-emak yang pingsan diduga akibat kelelahan berdesak-desakan saat mengikuti rangkaian acara tersebut.

Menurut Sandi, dirinya yang sering melakukan olahraga dan menjaga kesehatannya pun tumbang pada Rabu (17/4) lalu. Sehingga, Sandi mengimbau untuk para penyelenggara yang masih melakukan rekapitulasi surat suara untuk menjaga kesehatannya dengan cara mengatur waktu istirahat yang cukup.

"Jadi saya meyakini bahwa proses ini secara fundamental harus ada kesempatan bagi para relawan, para petugas, para saksi untuk break dulu karena sangat melelehkan. Kita jangan membiarkan dari sisi untuk mengejar tayang, kejar deadline kita akhirnya mengorbankan lebih banyak lagi petugas, para saksi yang jatuh sakit malah wafat, ini sangat memprihatikan," pungkasnya.

Hingga saat ini, jumlah KPPS yang meninggal dunia terus bertambah hingga lebih 300 orang. Selain itu, petugas yang dirawat di Rumah Sakit juga terus bertambah akibat diduga mengalami kelelahan saat bertugas pada Pemilu 2019.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya