Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kominfo: Susunan Menteri Jokowi-Maruf Yang Beredar Di Medsos Hoax

SABTU, 27 APRIL 2019 | 22:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jagat dunia maya diramaikan dengan peredaran nama-nama struktur Kabinet Kerja Jilid II.

Beragam struktur pembantu Jokowi-Maruf Amin muncul. Ada yang sebatas menulis dalam status di laman media sosial.

Ada juga pihak yang menulis bahwa struktur itu merupakan risalah rapat pengangkatan menteri pembantu presiden dalam Kabinet Kerja Jilid II Periode 2019-2024.


Lambang Garuda bahkan turut dimasukkan dalam bagan struktur menteri yang beredar tersebut, sehingga mengesankan itu asli dikeluarkan pihak Istana.

Namun Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dengan tegas menyebut sebaran-sebaran itu sebagai informasi bohong alias hoax. Cap hoax Kominfo pun disematkan Kominfo.

“Telah beredar melalui media sosial Facebook sebuah unggahan yang di dalamnya terdapat stuktur rancangan susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Maruf periode 2019-2024,” bunyi pengumuman di laman Kominfo, Selasa (27/4).

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan kementerian di bawah pimpinan Rudiantara itu, informasi yang beredar tentang susunan kabinet adalah hoax.

“Faktanya, menurut Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Kemenangan Nasional (TKN), Usman Kansong menyatakan bahwa susunan Kabinet Indonesia Kerja Jilid II yang beredar melalui media sosial adalah tidak benar,” tutup pengumuman itu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya