Berita

Ketua KPU, Arief Budiman/RMOL

Politik

KPU: Terlalu Dini Simpulkan Pemilu 2019 Gagal!

SABTU, 27 APRIL 2019 | 15:50 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman tak terima dengan pernyataan yang menyatakan bahwa Pemilu 2019 telah gagal.

Menurut dia, pernyataan semacam itu terlampau dini lantaran tahapan pemilu masih berjalan hingga kini.

"Menyimpulkan bahwa Pemilu 2019 gagal, Pemilu 2019 curang menurut saya terlalu dini," tegasnya dalam diskusi bertema 'Silent Killer Pemilu Serentak' di Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).


Yang jelas, ia menekankan bahwa Pemilu 2019 justru berlangsung lebih transparan jika dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya. Transparansi yang ditampilkan itulah yang mengakibatkan partisipasi publik di banyak tempat.

"Ini tidak berarti bahwa dulu itu enggak ada partisipasi, mungkin tidak terlihat, apalagi sekarang medsos luar biasa. Jadi silakan menyimpulkan apakah ini gagal atau curang. Nanti setelah seluruh proses selesai, mari kita evaluasi sama-sama," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief mengaku sangat berharap semua pihak untuk tidak dulu berpikir kalau pemilu ini telah gagal.

 "Karena kalau semua pikir pemilu gagal, maka setiap yang kita lakukan di otak kita ini bagaimana gagal, bagaimana gagal. Tapi kalau berpikir pemilu ini sukses dan berjalan tepat waktu, maka dalam pikiran kita adalah kerjakan-kerjakan bagaimana selesai tepat waktu. Nah itu harus dibangun pikiran itu," pungkasnya.  

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya