Berita

Caleg PAN, M Yasin Kara/RMOL

Politik

Jokowi-Zulhas Ketemuan, PAN: Kami Rasional

SABTU, 27 APRIL 2019 | 14:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) membantah pertemuan Ketum PAN, Zulkifli Hasan dan capres petahana Joko Widodo membahas deal-deal politik tertentu.

Demikian disampaikan politisi sekaligus Caleg PAN, M Yasin Kara kepada wartawan seusai mengisi diskusi publik bertajuk "Setelah Pemilu Serentak" di Gado-gado Boplo Resto, Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).

"Ya (pertemuan) itu kan dalam rangka pelantikan Gubernur Maluku ya, Pak Murad dilantik. Pak Murad itu yang mendukung atau sponsornya adalah PAN. Nah makanya Pak Zulkifli Hasan hadir kan," kata Yasin.


"Nah soal bagimana konten politiknya, saya kira belum ada apa-apa lah ya," imbuhnya.

Namun demikian, PAN berprinsip selalu terbuka kepada siapapun termasuk lawan politik dalam Pemilu 2019. Menurutnya, PAN adalah partai yang paling rasional.

"Tetapi kami tetap membuka diri. PAN itu partai paling rasional yang pernah ada. Jadi bisa bergabung bisa tidak," ungkap Yasin.

Yasin menegaskan, apabila pertemuan antara Zulhas dengan Jokowi tidak bisa langsung diartikan membangun kontrak politik. Hanya saja, apabila hal itu diartikan dalam rangka merekonsiliasi Prabowo dan Jokowi, dia tidak membantah.

"Ya itu tadi karena yang utama itu bagaimana membangun bangsa. Pak Zulhas yang saya kenal itu interest terhadap sutuasi bangsa yang lebih kondusif itu sangat tinggi," demikian Yasin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya