Berita

pencoblosan ulang di Jakarta/RMOL

Politik

Pemungutan Suara Ulang Di Jakarta, Pemilih Tak Antusias Lagi

SABTU, 27 APRIL 2019 | 14:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

TPS 02 di Sawah Besar, Jakarta Pusat adalah satu dari 11 TPS di Jakarta yang menggelar pemungutan suara ulang  (PSU).

Dari pantauan Kantor Berita Polisit RMOL di lokasi, antusiasme pemilih sangat jauh berbeda saat hari pencoblosan serentak pada 17 April lalu. TPS terlihat sangat sepi tidak ada antrian.

Adapun mekanisme pencoblosan di PSU sama seperti saat Pemilu berlangsung 17 April lalu. Yang membedakan, dalam surat undangan C6 yang diterima pemilih terdapat tulisan Pemungutan Suara Ulang.


Pemilih hanya tinggal memberikan formulir C6 kepada petugas KPPS untuk didata. Setelah itu, mereka langsung dipanggil dan diserahkan surat suara mencoblos di bilik suara yang disediakan.

Komisioner KPU Jakarta Pusat, Afif Rosadiansyah menjelaskan, TPS 02 Sawah Besar terpaksa melakukan PSU lantaran pada 17 April yang lalu terdapat empat pemilih yang tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun formulir A5 namun hanya bermodalkan KTP bisa menggunakan hak suaranya.

"Karena ada empat pemilih ber-KTP luar Jakarta menggunakan hak pilihnya disini. Itu kan menyalahi prosedur sehingga kami melakukan pemungutan suara ulang disini," kata Afif yang memantau PSU di TPS 02 Pasar Baru, Sabtu (27/4).

Afif menjelaskan, PSU di TPS 02 ini hanya untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden saja lantaran empat pemilih yang bermasalah tadi hanya mencoblos surat suara Presiden dan Wakil Presiden.

"Makanya yang diulang hanya pilpres," kata Afif.

Untuk menghindari kesalahan kembali terjadi, Afif menjelaskan bahwa seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 02 berbeda alias diganti dengan yang pada 17 April lalu.

"Petugas KPPS sudah diganti atas rekomendasi dan evaluasi," ujarnya.

PSU kali ini tercatat mengalami penurunan yakni hanya 120 pemilih dalam 278 DPT dan 1 pemilih A5 yang menggunakan hak suaranya. Jauh lebih antusias saat 17 April lalu di mana ada 230 pemilih yang menggunakan hak suaranya di TPS 02.

"Biasanya animo pemilih saat PSU itu memang agak menurun mungkin karena mereka sudah capek kenapa harus milih lagi atau ada urusan lain, tapi kami masih menunggu sampai jam 1 siang nanti," pungkas Afif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya