Berita

M. Yasin Kara/RMOL

Politik

Pemilu 2019 Bukan Pemilu Aspirasi Tapi Pemilu Uang

TPF Harus Bisa Bongkar Politik Uang
SABTU, 27 APRIL 2019 | 13:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Maraknya temuan dugaan kecurangan pada Pemilu serentak 2019 menimbulkan wacana pembentukan tim pencari fakta (TPF) kecurangan Pemilu.

TPF kecurangan pemilu mesti segera dibentuk mengingat urgensi pembentukan tim tersebut sangat diperlukan masyarakat untuk meningkatkan kualitas Pemilu.

Hal itu diungkapkan politisi PAN M. Yasin Kara usai menjadi narasumber diskusi publik bertajuk "Setelah Pemilu Serentak" di kawasan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).


"Perlu, sangat perlu sekali (TPF kecurangan Pemilu). Ini kan persoalan kualitas Pemilu. Pemilu yang bener kan rakyat memilih wakilnya untuk betul-betul menjadi wakilnya," ujar Yasin.

Dia mengatakan, indikasi kecurangan yang terjadi di Pemilu tahun ini dinilai sangat masif dan sistematis. Terlebih, praktik kotor seperti politik uang yang sangat vulgar.

"Kecurangan paling besar Pemilu 2019 adalah money politic. Jadi menurut saya itu yang paling buruk dari Pemilu ini. Karena kenapa? Ya kuat-kuatannya di uang. Jadi, ini bukan Pemilu aspirasi ini pemilu uang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Yasin menilai produk kualitas Pemilu yang menurun ini nantinya tidak heran apabila menghasilkan produk kepemimpinan yang nirkualitas juga.

"Nah, ini kan yang terjadi saat ini, orang-orang bukan karena kualitasnya tapi karena uangnya mampu menjadi pemenang," tutupnya.

Pembicara lain diskusi publik "Setelah Pemilu Serentak" ada Djohermansyah Djohan (Kepala Biro Humas KPU 1999), Ferry Kurnia Rizkiansyah (Komisioner KPU 2012-2017), dan Andy Budiman (Calon Anggota Legislatif PSI).

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya