Berita

Foto:Net

Politik

Salah Input Untungkan Jokowi, Jubir BPN: Ada Yang Tidak Beres

SABTU, 27 APRIL 2019 | 12:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menilai ada yang tidak beres dari penyelenggara pemilu yang kerap salah input data formulir C1 ke Situng KPU.

Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan, dan kesalahan itu terkesan menguntungkan salah satu pasangn calon.

"Kesalahan yang konsisten hanya menambah suara Jokowi menjadi pertanda memang ada yang tidak beres dengan pemilu kita kali ini," kata Ferdinan lewat akun twitternya, Sabtu (27/4).


Seharusnya, sambung dia, salah input tidak akan terjadi lantaran prosedur melarang enter sebelum dilakukan pengecekan ulang antara C1 dengan data yang diinput.

"Kita tentu akan menerima siapapun pemenang Pilpres hasil dari pemilu yang jurdil," ujar Ferdinand.

Begitu sebaliknya, lanjut politisi Demokrat ini, BPN dan masyarakat juga akan menolak siapapun pemenang Pilpres dari proses kecurangan yang terbukti terstuktur, sistematis dan masif.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya