Berita

Politik

Pemilu Berlangsung Aman, Kombatan Gelar Syukuran Untuk Mendinginkan Suasana

SABTU, 27 APRIL 2019 | 07:16 WIB | LAPORAN:

. Komunitas Banteng Asli Nusantara (Kombatan) berencana menggelar syukuran atas berlangsungnya Pemilu 2019 yang damai. Syukuran Kombatan akan menampilkan 16 band musik dari kelompok milenial dari Jakarta dan Banten.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kombatan, Budi Mulyawan menjelaskan, selain untuk syukuran, acara ini juga digelar dengan tujuan untuk mendinginkan suasana politik pasca Pemilu.

"Keberhasilan Pemilu ini patut kita syukuri bersama," kata Budi Mulyawan dalam keterangan yang diterima wartawan, Sabtu (27/4).


Kegiatan itu juga digelar menurut dia karena adanya banyak keluhan dari milenial, khususnya terkait suasana hoax pasca pemilu yang kian marak. Termasuk adanya klaim kemenangan sepihak, dan ketidakpercayaan terhadap KPU.

"Jadi agar rakyat tidak terus dibuat resah, cemas dan bingung, maka disepakati menggelar kreatifitas menghibur lewat musik ini," imbuhnya.

Rencananya acara ini nantinya akan dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pembina Kombatan, Sidarta Danusubroto. Belasan band itu bakalan tampil secara bergantian mulai dari siang hari sampai sore di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, (Minggu, 28/4).

"Mereka yang unjuk gigi ini sebagai penghargaan akan dipilih yang terbaik pertama, kedua dan ketiga dengan diberi Thropy Kombatan. Kemasannya sebagaimana sebagai finalis yang saling menyajikan karya terbaik untuk masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut diperkirakannya acara ini akan dihadiri oleh 2 ribuan partisipan milenial. Mereka datang dari sekitaran Jakarta bahkan seluruh Indonesia.

"Generasi milenial yang juga punya kontribusi besar terhadap kesuksesan Pemilu harus tetap kita beri ruang. Supaya milenial tidak merasa hanya dibutuhkan saat pengumpulan suara," urainya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya