Berita

Istimewa

Pertahanan

Ujung Tombak Kodim 1011 Ajak Warga Antisipasi Bencana Banjir

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 12:38 WIB | LAPORAN:

Dalam rangka mengantisipasi tingginya intensitas hujan beberapa hari ini, Babinsa Koramil 1011-03/Anjir Serapat mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan daerah aliran sungai disekitar lingkungan Anjir Serapat Barat, Kec. Kapuas Timur.

Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas Letnan Kolonel Inf Bambang Kristianto Bawono, S.I.P., mengatakan, sosialisasi bahaya banjir dan dampak setelahnya yang dilakukan Babinsa Anjir Serapat untuk pencegahan sejak dini akan terjadinya bencana banjir. Agar masyarakat menata lingkungan dengan melibatkan pihak-pihak terkait, guna mewujudkan lingkungan yang strategis dan terhindar dari gangguan bencana banjir.

Menurut Dandim 1011/Klk, masyarakat agar mewaspadai terhadap aliran sungai yang tidak termonitor bila mengalami gangguan longsor, seperti pada bagian dinding sungai, untuk itu perlu kiranya masyarakat pada musim penghujan seperti  ini melakukan pengawasan handil-handil yang ada didesa, agar dapat mengambil langkah-langkah penanganan bila mengalami kerusakan atau longsor.


"Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. Jika air terus meninggi, hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti kantor Kepala Desa, Lurah, atau Camat," ucapnya.

Selain itu, bila ancaman bencana dimungkinkan akan terjadi, maka langkah antisipasi yang harus disiapkan seperti, bahan makanan siap saji, makanan dan susu untuk anak balita serta persediaan air bersih.

Selanjutnya Dandim 1011/Klk menuturkan, agar masyarakat mengamankan dokumen penting seperti, ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga (KK), sertifikat, buku tabungan dan barang berharga lainnya. Juga menyediakan obat-obatan untuk pertolongan pertama.

"Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan mampu mengurangi resiko dari dampak bencana yang dihadapi," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Bapak Daniel mengatakan, daerah Anjir Serapat merupakan dataran rendah, dan bila musim penghujan tiba dengan intensitas tinggi sangat memungkinkan akan  terjadinya banjir, namun banjir tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat," ucapnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya