Berita

Seorang petugas penyelenggara pemilu di Binjai terbaring di UGD/RMOL

Nusantara

Kelelahan, 3 Petugas Penyelenggara Pemilu Di Binjai Dilarikan Ke Rumah Sakit

KAMIS, 25 APRIL 2019 | 07:45 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

Sebanyak tiga petugas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) di Kota Binjai harus menjalani perawatan di rumah sakit, karena mengalami kelelahan akibat padatnya jadwal dan agenda kegiatan Pemilu 2019.

Hal itu diungkapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Robby Effendi, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (24/4).

Menurut Robby, terdapat tiga petugas penyelenggara Pemilu di Kota Binjai yang mengalami sakit. Mereka itu, anggota PPK Binjai Kota, Iskandaria Paloh, Ketua PPS Kelurahan Pekan Binjai, Mirza, dan anggota PPS Kelurahan Sukaramai, Nana.


Dikatakan Robby, Iskandaria Paloh tengah menjalani perawatan di RSUD Dr Djoelham, Kota Binjai. Kemudian, Mirza dirawat di RSU Murni Teguh, Kota Medan. Sedangkan Nana memilih menjalani rawat jalan di rumahnya.

"Umumnya mereka sakit karena mengalami kelelahan. Apalagi sebagian besar petugas PPK dan PPS kita memang sudah bekerja lembur sejak berjalannya tahapan pemungutan suara hingga saat ini," ujarnya.

Meski tiga petugasnya dilanda sakit, namun Robby mengaku hal itu tidak mempengaruhi kinerja KPU Kota Binjai.

 Pihaknya bahkan menargetkan, proses penghitungan suara di tingkat kecamatan akan selesai tiga hingga empat hari ke depan.

"Sebenarnya tidak ada pengaruh langsung terhadap proses rekapitulasi suara yang saat ini sedang berjalan. Sebab peran petugas penyelenggara Pemilu yang sakit akan digantikan petugas lain," ujarnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya