Berita

Faisal Mahrawa/RMOL Sumut

Politik

119 Petugas KPPS Meninggal, Pengamat: Preseden Buruk Buat Klaim Kesuksesan Pemilu

SELASA, 23 APRIL 2019 | 20:24 WIB | LAPORAN:

Jumlah petugas Pemilu yang meninggal saat menjalankan tugas menjelang hingga usai pencoblosan terus dikapitalisasi.

Data termuktahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada saat proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 bertambah menjadi 119 orang, 548 sakit.

"Itu untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa KPU sudah menjalankan tugasnya dengan baik, bertanggung jawab dan penuh pengorbanan," kata akademisi dari Universitas Sumatera Utara Faisal Mahrawa seperti dimuat  RMOL Sumut (RMOL Network), Selasa (23/4).


Padahal, lanjut Faisal, jika dilihat kondisi di lapangan, kurangnya atensi dan perhatian seperti beban pekerjaan yang terlalu diforsir justru menjadi perspektif lain yang bisa ditangkap warga dari balik fenomena banyaknya petugas KPPS yang meninggal.

"Ada juga ditemukan di lapangan keluhan-keluhan petugas, mengenai pekerjaan dan tanggungjawab yang tidak sesuai," lanjut dia.

Ditambah lagi, kata Faisal, dengan viralnya sejumlah fakta kecurangan seputar penyelenggaraan Pemilu juga mendatangkan pemahaman terbalik bagi tujuan informasi yang tengah gencar menjadi sorotan publik.

"Akan menjadi preseden yang buruk, manakala akumulasi petugas yang wafat dikaitkan dengan hasil pemilu yang sialnya dianggap sebagai kecurangan oleh sebagian besar orang," kata Faisal.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya