Berita

Surat suara Pilpres 2019/Net

Politik

TPF Perlu Dibentuk Demi Legitimasi Pemilu

SELASA, 23 APRIL 2019 | 14:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) kecurangan Pemilu Serentak 2019 perlu dilakukan. Tujuannya, untuk menjaga legitimasi pemilu itu sendiri.

Begitu kata analis politik dari Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/4).

“Untuk menjaga legitimasi hasil pemilu, tidak ada salahnya dibentuk TPF Pemilu, terlebih dengan kondisi saat ini, di mana membaca hasil laporan Bawaslu terdapat banyak daerah dengan pelaksanaan bermasalah,” katanya.


Dia berharap nantinya TPF diberi keleluasaan dalam skema ataupun metode yang digunakan untuk melakukan pencarian fakta-fakta kecurangan.

“Tidak saja soal kecurangan yang dilakukan personal orang per orang, tetapi juga harus mencakup soal teknis pelaksanaan yang tidak sesuai standar aturan KPU,” jelasnya.

Dalam konteks tersebut, pemerintah harus sungguh-sungguh berupaya menghadirkan demokrasi yang bersih dan bermartabat. Dengan adanya TPF, kata dia, apapun hasilnya publik harus menerima.

“Untuk itu, TPF harus berkomposisi tokoh relevan yang independen, juga lintas bidang,” demikian Dedi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya