Berita

Amirullah Hidayat/Net

Politik

Korsa: TPF Kecurangan Pilpres Penting Untuk Kembalikan Hak Rakyat Dalam Demokrasi

SELASA, 23 APRIL 2019 | 14:06 WIB | LAPORAN:

Tim Pencari Fakta Pemilihan Presiden (TPF Pilpres) dinilai sebagai solusi yang tepat untuk menyelesaikan dugaan kecurangan yang massif dalam pesta demokrasi 2019.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Pusat Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa), Amirullah Hidayat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/4).

"Tapi TPF harus terdiri dari orang-orang independen, mandiri dan punya integritas sehingga semua pelanggaran bisa terungkap, siapa pelaku dan dalang dari pelanggaran pemilu tersebut," ujarnya.


Amirullah menambahkan, adanya dorongan untuk membentuk TPF Pilpres merupakan buah dari keyakinan masyarakat tentang adanya pihak yang sengaja mendalangi kecurangan-kecurangan dalam proses Pemilu.

"Ini yang harus diusut tuntas dan kita mendukung dibentuknya TPF ini," imbuh Amirullah.

Lebih lanjut Kader Muhammadiyah ini menegaskan, TPF Kecurangan ini penting untuk dijadikan pelajaran bagi penyelenggara pemilu di masa mendatang, selain untuk mengadvokasi hak rakyat.

"Dan dengan adanya TPF ini juga dapat mengembalikan hak rakyat dalam berdemokrasi," lanjutnya.

"Jika nanti kasusnya sudah terang benderang setelah diusut, maka pelaku dan dalang harus diseret ke pengadilan dan dihukum," pungkas Amirullah.

Pembentukan TPF Pilpres pada awalnya diusulkan oleh Direktur Kantor Hukum dan HAM Lokataru, Haris Azhar. Menurutnya, tim ini akan bertugas menelisik dugaan-dugaan kecurangan sepanjang tahapan Pemilu 2019.

Belakangan, usulan TPF disambut baik oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Elite BPN seperti Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ferdinand Hutahaean telah secara terbuka mendukung pembentukan TPF ini.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya