Berita

Politik

Sri Bintang Usul TPF Pilpres Libatkan Asing Agar Jokowi Tak Cawe-Cawe

SELASA, 23 APRIL 2019 | 13:41 WIB | LAPORAN:

Aktivis senior, Sri Bintang Pamungkas menegaskan pembentukan tim pencari fakta (TPF) dugaan kecurangan pemilu merupakan salah satu tugas dari pemerintah.

"Tugas daripada pemeritah itu antara lain membentuk TPF itu," tegasnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Pembentukan TPF itu dimaksudkan demi menyelidiki keterlibatan pihak-pihak atas berbagai kejanggalan dan kecurangan dalam pemilu 2019.


Misalkan terkait belasan juta daftar pemilih tetap (DPT) yang di duga invalid, serta dugaan kecurangan yang dilakukan oleh KPU, Bawaslu, maupun oleh para peserta pemilu.

Namun, pria yang akrab disapa SBP ini pesimis dengan pembentukan TPF pemerintah lantaran ia menganggap saat ini pemerintah merupakan salah satu kontestan. Sebut saja Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

Untuk itu, dia pun mengaku tidak keberatan jika TPF juga melibatkan pihak asing yang dinilai berintegritas tinggi dan independen.

"Tapi harus ada invitasi (undangan) dari pemerintah kita to. Harus ada, kalau enggak ada pemeritah kita, berarti membiarkan saja ini semua terjadi," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya