Berita

Ivan PP dan jajaran Nusantara Bangkit/RMOL

Politik

Kubu Jokowi Anggap Sikap Parpol Pengusung Paslon 02 Ambivalen

SENIN, 22 APRIL 2019 | 20:17 WIB | LAPORAN:

Nusantara Bangkit, organisasi masyarakat (ormas) besutan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, tidak mempermasalahkan jika kubu pendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meragukan hasil quick count (hitung cepat) Pilpres 2019 dari sejumlah lembaga survei.

"Itu silakan saja, meragukan boleh karenakan proses penetapannya masih 22 Mei, silakan saja meragukan masalah tapi saya pikir hati nurani mereka pasti menyatakan tahu juga QC," ujar Ketua Umum Nusantara Bangkit, Ivan PP dalam acara konferensi pers bertajuk 'Masa Depan Kita' di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Ivan menilai sikap partai koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga ambivalensi (ambigu) terhadap hasil quick count Pemilu 2019.


"Kita lihat saja kan partai partai pendukungnya seperti PKS, PAN, Demokrat kan mengaku QC, mereka ada pengusung disitu kenapa soal Pileg mengakui tapi soal Pilpres tidak mengakui. Ini kan apa, ambivalen," tuturnya.

Toh, lanjut dia, jika tidak puas dengan hasil Pemilu dapat menempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Gini kalau penyelenggara pemilu itu kan ada Bawaslu, ada Gakkumdu, ada polisi disitu silakan adukan saja kan ada prosesnya, tidak puas misalnya hasil keputusan 22 Mei ada sengketa yang bisa diselesaikan di MK, kan ini dibuat produknya oleh DPR DPRD yang partai pengusung itu, ya supaya semuanya berjalan dengan tertib dan damai. Kenapa semua sekarang diingkari," ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya