Berita

Foto:Net

Politik

PILPRES 2019

Gerindra: Asyik, PDIP Meragukan Quick Count

SENIN, 22 APRIL 2019 | 17:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Ketua DPP Partai Gerindra Pius Lustrilanang mengatakan klaim PDIP terkait kemenangan Jokowi-Maruf sebesar 63 persen berdasarkan data internal berarti tidak percaya dengan hitung cepat alias quick count.

"QC 12 lembaga survei memastikan kemenangan Jokowi-Maruf hanya di angka 54 persen. PDIP klaim kemenangan sebesar 63 persen. Asyik, mereka sendiri yang sekarang meragukan QC. Dagelan apa lagi ini? Artinya QC positif tipu-tipu ya? Fokus real count," kata Pius dalam cuitanya di Twitter, Senin (22/4).

Dengan demikian, wajar jika kemudian publik tidak percaya dengan quick count. Dan yang aneh, kenapa PDIP tidak percaya padahal quick count bagian dari tim sukses Jokowi-Maruf.


Jelas Pius, ini membuktikan setepat apapun quick count mendeskripsikan pemenang, itu bukan pengumuman resmi.

"Yang resmi tetaplah real count dari KPU dan ini perlu waktu dan proses. Jadi, pilihan kita cuma bersabar menunggu yang resmi," pungkasnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristyanto sebelumnya mengklaim bahwa Jokowi-Maruf mendapat perolehan suara sekitar 63 persen yang didapat dari data internal. Amat yakinya dengan data itu, Hasto mengaku siap dengan segala konsekuensi hukumnya.

"Sanksi pidana pun kami siap. Karena kami tidak ingin menyampaikan berita bohong ke rakyat, kami ingin menyampaikan kebenaran," pungkas Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya