Berita

Foto: Net

Publika

Berapa Gaji Pengkritik KPU?

SENIN, 22 APRIL 2019 | 15:08 WIB

PROF. Dr. Mahfud MD lewat akun twitternya pada 21 April 2019 menuliskan:

"Kekisruhan yang sekarang terjadi, antara lain, disebabkan juga oleh kurang antisipatifnya KPU dalam penanganan IT, sehingga terkesan kurang profesional. Masak salah input data sampai 9 daerah? Masak dalam 3 hari baru terinput 5 persen. Penghitung swasta/perorangan saja sudah lebih di atas 50 persen."

Orang mengeritik KPU itu sama dengan memberikan MASUKAN. Tujuannya agar lima tahun mendatang, sistem IT KPU lebih baik. Untuk mengeritik, seseorang perlu ilmu, pemikiran dan KETULUSAN.


Para pemberi masukan (pengkritik) tidak digaji sama sekali. Sementara pihak yang dikritik (KPU, Bawaslu, dan lain-lain) digaji besar ditambah tunjangan ini itu. Bahkan punya anggaran untuk menghadapi kritik-kritik itu.

Jadi mohon ditanggapi lebih serius, agar makin bagus demokrasi kita. Jangan mengeluh.

Jadi pejabat yang digaji oleh uang rakyat/APBN pasti dikritik, karena itu ada anggaran kehumasan.

Selamat bekerja KPU dan BAWASLU. Kami selalu mendoakan Anda semua. 2024 wajib lebih baik.
    


Hariqo Wibawa Satria

Direktur Eksekutif Komunikonten

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya