Berita

La Nyalla/Net

Politik

Madura 'Milik' Prabowo-Sandi, La Nyalla Ngeles Ditagih Janji Potong Leher

SENIN, 22 APRIL 2019 | 12:57 WIB | LAPORAN:

La Nyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara terkait kalimat ‘potong leher’ yang diungkit lagi jika pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf kalah di Madura.

Menurut Ketua MPW Pemuda Pancasila Jatim ini, tantangan tersebut bukan ditujukan untuk kubu Prabowo-Sandiaga maupun orang Madura, melainkan untuk internal kader dan anggotanya.

"Saya memimpin beberapa organisasi dan yayasan. Ada Pemuda Pancasila, Kadin, KONI, dan milik saya Yayasan La Nyalla Academia, dan itu sudah berkiprah selama 20 tahun di Jatim, saya memiliki kader,” kata La Nyalla dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Senin (22/4).


Kader La Nyalla, lanjutnya, tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim termasuk juga ada di Madura.

Nah, tantangan potong leher merupakan bahasa dan cara berkomunikasi di kalangan kader dan internal anggotanya.

"Salah satunya adalah bahasa tantangan kepada mereka. Supaya mereka tahu kalau saya totalitas dan tidak main-main. Kalau saya secara khusus menantang orang Madura buat apa? Saya punya kader dan anggota sendiri di Madura. Saya juga punya keluarga di Madura. Anak saya, Ketua Sapma Pemuda Pancasila Jatim, juga berdarah Madura,” tegasnya yang juga Ketua Kadin Jatim ini.

Bagi La Nyalla, bahasa komando itu diinstruksikan kepada para kader dan anggotanya. Yang bukan kader anggota saya, ya tidak perlu ikut komentar,” pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya