Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Diduga Ada Kecurangan, 'Ratu Adil' Demo KPU Surabaya

SENIN, 22 APRIL 2019 | 11:25 WIB | LAPORAN: TUAHTA ARIEF

. Kisruhnya penghitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kota Surabaya membuat sejumlah elemen masyarakat tak puas. Mereka akan berunjuk rasa di Kantor KPU Kota Surabaya, Jawa Timur.

Diantara sejumlah elemen masyarakat, termasuk elemen "Ratu Adil" (Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur dan Adil).

Aksi ini akan digelar pada Senin (22/4) siang. Mereka menuntut KPU menghitung ulang hasil Pemilu 2019.


Selain itu mereka juga meminta KPU mendiskualifikasi Parpol dan caleg yang diduga melakukan kecurangan.

"Aksi ini sebagai bentuk protes serangkain dugaan kecurangan. Apalagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan rekomendasi adanya penghitungan ulang di 8.000 lebih TPS di Kota Surabaya," ujar Korlap Aksi, Susi Susanti dikutip Kantor Berita RMOL Jatim.

Sebelumnya, Bawaslu merekomendasikan penghitungan ulang suara Pemilu 2019 terhadap 8.146 Tempat Pemungutan Suara di Kota Surabaya, Jawa Timur, karena diduga adanya kecurangan berupa penggelembungan suara.

Rekomendasi tersebut berawal dari laporan lima partai politik di Kota Surabaya dan seorang caleg DPR RI atas dugaan terjadi kecurangan. Diantaranya berupa penggelembungan suara pada ratusan TPS.

Lima parpol tersebut adalah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya, DPC Partai Gerindra Surabaya, DPC Partai Hanura Surabaya, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Surabaya, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan caleg DPR RI dari Partai Golkar Abraham Sridjaja.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya