Berita

Ahmad Yani/Net

Politik

Ahmad Yani: Mereka Mengira People Power Itu Massa Anarkis

MINGGU, 21 APRIL 2019 | 12:16 WIB | LAPORAN:

People power atau mobilisasi massa yang pernah disuarakan politisi senior PAN, Amien Rais sebagai warning jika penyelenggara Pemilu berbuat curang telah dimaknai berlebihan oleh kubu Jokowi-Maruf.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Ahmad Yani menyayangkan reaksi kubu paslon 01.

"Mereka mengira people power itu adalah massa anarkis seperti yang kemarin konvoi kemenangan," tulis Yani melalui akun Twitter pribadinya @ayaniulva, belum lama ini.


Padahal, lanjut Yani, people power dimaksud adalah gerakan serentak rakyat dengan kesadaran mengawal demokrasi, melawan kecurangan, dengan mengintip itikad baik penyelenggara Pemilu.

"Sekarang @KPU_ID nekat curang, rakyat yang protes," imbuh mantan anggota DPR ini.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko menyatakan, siapapun yang melakukan gerakan massa tersebut tidaklah mewakili 192 juta orang yang memiliki hak pilih di Pemilu 2019.

Moeldoko memperingatkan, jika ada pihak-pihak yang berusaha menghasut di muka umum baik dengan lisan maupun tulisan, untuk tak menuruti ketentuan UU, diancam pidana kurungan penjara selama 6 tahun penjara. Hal tersebut tertuang dalam Pasal 160, Kitab UU Hukum Pidana.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya