Berita

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun/Net

Politik

Refly Harun: KPU Jangan Perkeruh Suasana!

KAMIS, 18 APRIL 2019 | 22:24 WIB | LAPORAN:

Saling klaim kemenangan di antara dua kubu yang berkontestasi dalam pemilihan presiden (Pilpres) adalah satu hal yang wajar. Pasalnya, hingga saat ini belum ada hasil final terkait pemenang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyebutkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai 'wasit' dalam Pilpres harus bisa dipercaya oleh seluruh pihak. Hal itu dinilainya penting agar semua yang dihasilkan KPU bisa diterima baik kubu Paslon 01 maupun Paslon 02.

"Caranya adalah KPU tidak memperkeruh suasana, tapi harus mendamaikan suasana. Jangan terlibat dalam polemik atau statement-statement yang tidak perlu," tulis Refly di laman Watyutink, Kamis (18/4).


"KPU cukup bekerja secara profesional dan memberikan statement yang bersifat kelembagaan," imbuhnya.

Seperti diketahui, kedua kubu baik Paslon 01 dan Paslon 02 sama-sama merasa memenangi Pilpres yang digelar 17 April kemarin. Paslon 01 merasa menang setelah hasil hitung cepat seluruh lembaga survei menyatakan keunggulannya atas Paslon 02 dengan perolehan sekitar 54-55 persen.

Sementara, klaim kemenangan Paslon 02 berdasar pada hasil real count internal yang menyebut penantang petahana ini menang dengan perolehan mencapai 62 persen. Bahkan, Kubu 02 sudah mendeklarasikan kemenangannya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya