Berita

Brigjen Dedi Prasetyo

Pertahanan

Ditemukan Banyak Dugaan Kecurangan, Polri Bilang Belum Ada Yang Menonjol

RABU, 17 APRIL 2019 | 14:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Media sosial diwarnai video-video protes warga di beberapa daerah yang menemukan kecurangan di tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilu Serentak hari ini.

Sampai saat ini, yang paling banyak ditemukan adalah surat suara telah dicoblos untuk paslon nomor urut 01.

Meski begitu, Polri menyatakan situasi keamanan nasional sejauh ini tidak mengalami gangguan.


"Secara umum situasi keamanan sangat kondusif, belum ada kejadian-kejadian menonjol,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/4).

Dari informasi yang masuk ke meja redaksi, temuan dugaan kecurangan ditemukan di beberapa titik. Misalnya di TPS 121 yang terletak di Perumahan Chandra Indah lama, Jati Rahayu, Bekasi. Pemilh menemukan kertas suara yang diberikan oleh petugas telah dicoblos untuk Jokowi-Maaruf Amin.

Sementara di TPS 65 yang terletak di perumahan Cipondoh Makmur, Kota Tengerang juga ditemukan hal yang sama, pemilih mendapati surat suaranya telah dicoblos 01.

Kejadian surat telah dioblos juga ditemukan di luar Jawa, tepatnya di TPS Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Bahkan warga di Kelurahan Sukomoro, Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin tidak bisa menyalurkan hak suaranya lantaran kotak suara dan kertas suara tak kunjung sampai.

“Sekarang sudah dzuhur, surat suara belum juga tiba.  Dan belum ada kepastian. 80 persen warga TPS 009 pulang karena kecewa tidak bisa memilih, pesta demokrasi batal sepertinya,” kata warga setempat bernama Ahmad Yani kepada redaksi, beberapa saat lalu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya