Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Elektabilitas 02 Bertambah Pasca 80 Tokoh Di Belakang Prabowo-Sandi Diumumkan

SABTU, 13 APRIL 2019 | 16:12 WIB | LAPORAN:

. Pengumumkan 80 nama putra dan putri terbaik bangsa yang berada di belakang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai akan mampu meningkatkan tingkat elektabilitas pasangan calon nomor urut 02 pada Pilpres 2019.

Analisis komunikasi politik, Hendri Satrio pengumuman nama-nama itu berimbas positif bagi tingkat elektabilitas 02. Pasalnya, kekurangan penantang dari petahanan adalah jumlah calon anggota legislatif.

"Nah, dengan diangkatnya 80 orang ini, ya ada tambahan untuk meningkatkan suara," kata Hendri saat ditemui di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).


Menurutnya, puluhan tokoh yang berintegritas tinggi itu tentu memiliki pendukung ataupun loyalis masing-masing. Para tokoh itu menjadi referensi bagi masyarakat pemilih.

"Terutama yang menginginkan ada perubahan ke arah yang lebih baik," sebut Hendri.

Apalagi, lanjut dia, semua tokoh itu dikenal memiliki kemampuan yang mempuni di bidangnya masing-masing.

"Misalkan ada nama Rizal Ramli. Inikan berkali-kali beliau mengatakan kalau listrik akan bisa turun, itu kan sangat berpengaruh karena ahlinya ada di situ. Nama lain misalkan kayak Teguh Santosa, selama ini kan dia bolak-balik ke Korea Utara, Korea Selatan, Maroko, Venezuela, Kuba dan lain-lain. Itu kan jelas-jelas bisa meningkatkan citra baik Indonesia di mata luar negeri," urainya.

Kembali ditekankan Henderi, langkah Prabowo itu sangatlah tepat. Sebab masyarakat pun akan menilai itu sebagai upaya kubu 02 untuk berlaku jujur.

"Itu akan sangat lebih baik dibandingkan dengan kubu Jokowi yang janji enggak bagi-bagi (jabatan) kemudian dia bagi-bagi," pungkas founder KedaiKOPI ini.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya