Berita

Foto: Pendam V Brawijaya

Pertahanan

Babinsa Kodim Pasuruan Evakuasi Mayat Berbaju Coklat

RABU, 10 APRIL 2019 | 11:49 WIB | LAPORAN:

Sesosok mayat pria berbaju coklat ditemukan di sepanjang sungai Pelabuhan Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (9/4).

Jasad pria tersebut telah dievakuasi oleh anggota Babinsa Koramil Mayangan Kodim 0819/Pasuruan, Sertu Waki.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam)V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto menjelaskan, proses evakuasi itu bermula ketika anggota Babinsa tersebut mendapat informasi dari salah seorang warga mengenai keberadaan mayat.


"Dia (Sertu Waki) dihubungi oleh warga kalau ada mayat di sungai itu," ujar almameter Akademi Militer tahun 1997 ini seperti dikutip dari siaran pers Pendam V Brawijaya, Rabu (10/4),

Tanpa basa-basi, kata Kolonel Singgih, Sertu Waki langsung menuju ke lokasi keberadaan mayat itu.

"Ketika di lokasi, ternyata benar ada (mayat). Sertu Waki langsung terjun ke sungai dan mengevakuasi mayat tersebut," kata Kolonel Singgih.

Kondisi mayat sudah kaku dan tersangkut di sampah bambu. Usai dievakuasi, mayat berbaju coklat itup langsung dibawa ke RSUD Dr. Soetomo, Kota Pasuruan.

Diduga, pria tersebut sudah meninggal dua hari yang lalu. Selain itu dari hasil uji forensik di RSUD setempat, tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan ataupun kekerasan di sekujur tubuh mayat.

"Kemungkinan, kematian almarhum diakibatkan suatu penyakit yang dideritanya,” kata seorang sumber yang tak ingin disebut identitasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kartu tanda penduduk (KTP) yang terdapat di dalam saku pakaian, mayat diketahui atas nama Muh. Kosim, warga Jalan Sulawesi Utara, RT 004/001, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang becak.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya