Berita

Latihan penanggulangan terorisme/RMOL

Pertahanan

Satgultor TNI Gagalkan Sabotase Teroris Di Ancol

SELASA, 09 APRIL 2019 | 10:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sekelompok teroris melakukan sabotase saat pemerintah menggelar rapat koordinasi. Mereka menguasai tempat penyelenggaraan rapat di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Pusat, Selasa (9/4).

Mengetahui ada sabotase, TNI melalui Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) bergerak cepat. Proses penyelamatan dimulai dengan Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI melakukan soft approach untuk melobi kelompok teroris.

Di sisi lain, pasukan Gultor TNI menyiapkan unit-unit anggota, khususnya untuk mendekat ke sasaran.


Negosiasi gagal. Dansatsus kemudian menurunkan perintah agar pasukan yang telah siap di posisi masing-masing untuk memulai aksi penyelamatan.

Dua orang teroris yang berjaga di atas gedung berhasil dilumpuhkan dengan tembakan dari Sniper Satgultor 81 Kopassus dan Satbravo Kopaskhas, yang berjarak 200 meter dari sasaran.

Personel Satgultor 81 dan Satbravo Kopaskhas kemudian merangsek masuk ke dalam hotel untuk menyisir lobi dan arena rapat yang dikuasai.

Dari luar gedung, dua unit Helikopter, yakni Heli Bell milik TNI AD dan Heli Super Puma TNI AU melakukan vertical incertion special action unit.

Satu demi satu personel berbaju hitam-hitam dengan senjata lengkap itu turun dari atas heli menggunakan tali menuju ke atap gedung hotel.

Dengan teknik rappeling mereka turun bergelantungan menuju kamar yang diduga jadi tempat teroris melakukan penyanderaan.

Di sisi lain, beberapa orang teroris berusaha melarikan diri dengan membawa sandera. Surface insertion special unit yang dilakukan pasukan khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkra (Denjaka) berhasil menginfiltrasi mereka. Dengan menggunakan empat unit sea rider dan jetski mereka langsung mencegah beberapa orang teroris yang coba melarikan diri.

Satu unit kapal cepat teroris seketika dilumpuhkan. Satu tawanan berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Direncanakan dievakuasi menggunakan satu unit Heli Bell atau dengan teknik Suspencion Tactical Airbone Operation (STABO).

Namun, karena kondisi mesin kapal milik teroris mati, heli tidak bisa merapatkan tali ke kapal hingga membuat proses evakuasi terkendala.

Setelah beberapa teroris berhasil dilumpuhkan, Tim EOD Satgultor 81 Kopassus melakukan explosive ordenance alias penjinakan bahan peledak sembari melakukan penyisiran terhadap di seluruh penjuru gedung.

Begitulah skenario latihan penanggulangan terorisme yang dilakukan Satgultor TNI dalam rangka menghadapi kemungkinan ancama terorisme.

Latihan penanggulangan teror ini ditinjau langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji, KSAU Marsekal Yuyu Supriatna, Danjen Kopassus, Dankor Marinir dan Danpaskhas.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya